Rabu, 06 Januari 2010

RASA

film "Rasa" film yang baru aja aku lihat pas malem tahun baru...telat banget ya aku....hehehehe wajar lah kan sekarang bioskop mahal, jadi nunggu aja di puter di TV...

pas mau lihat aku pikir ni film romantis tapi lama lama kok jadi serem ya...aku jadi ngeri sendiri...akhirnya aku ganti ganti nontonnya tiap yang serem aku ganti tapi lama lama kok seru juga ya aku jadi ga takut malah tambah penasaran dan aku baru tau kalo ternyata ga ada hantunya sama sekali...aku aja yang parno...

Awal kisahnya di buka dengan 2 pihak yang tidak saling terkait sama sekali. Pihak pertama adalah Profesor Anthony (Steve Benitez) , bule dari Inggris yang di undang ke Indonesia untuk mengisi salah satu kuliah seminar, dia memiliki keahlian ‘Rasa’ di mana dia bisa menebak sesuatu. Profesor ini memiliki istri seorang warga Indonesia bernama Laras (Wulan Guritno) dan seorang anak bernama Mariah Collins.


Suatu hari, adalah ulang tahun Mariah yang dirayakan di sebuah cafe oleh hanya Laras dan Mariah, sementara Anthony masih sibuk dengan urusan dan akan segera menyusul ke cafe tersebut. Karena Anthony terlambat meyusul di Cafe, Laras akhirnya berininsiatif untuk kembali ke hotel naik taksi dengan anaknya. Malang, ditengah perjalanan mereka disekap di dalam taksi dan dibawa entah ke mana.


Merasa panik, Anthony yang menyusul di cafe tidak menemukan anak dan istrinya dia langsung membuat laporan ke Polisi. Sayang, polisi Indonesia tidak sama cara penangannya dengan polisi Inggris saat menghadapi suatu kasus…:)


Pihak berikutnya adalah Wisnu (Christian Sugiono) dan Rianti (Pevita Pearce). Rianti adalah seorang pelukis, karya-karyanya lebih kepada gambar-gambar ekspresi wajah manusia yang berada dalam situasi tertentu, kebanyakan berhubungan dengan kematian. Sedangkan Wisnu adalah seorang Kurator muda yang menjual lukisan hasil karya Rianti.


Rianti ini, ternyata memiliki kemampuan ‘melihat’ masa depan pada diri seseorang. Kemampuan ini tidak bisa dihadirkan secara sengaja, tapi akan datang dengan sendirinya jika memang ada kejadian yang harus dilihat Rianti. Setiap kali ’saat’ itu datang maka akan datang angin berhembus kencang, tubuh Rianti roboh kemudian dia akan memasuki dimensi di mana dia akan bertemu dengan orang yang ‘harus’ ditemuinya itu. Setelah menatap sekeliling dan menangkap suasana, maka kejadian yang harus dilihat oleh Rianti mulai berjalan. Begitu kejadian itu usai, dan Rianti kembali ke dunia nyata, matanya akan berubah putih semua, lalu tangannya mulai menggoreskan lukisan yang menggambarkan kejadian yang baru dilihatnya.


Begitulah takdir Rianti. Rianti tidak pernah mengerti kemampuannya itu adalah anugerah atau suatu kutukan. Sehingga dia merasa dirinya aneh dan menolak semua perlakukan baik dari orang lain, karena dia takut, orang tersebut akan meninggalkannya begitu tahu dia memiliki kemampuan aneh seperti itu. Sehingga dia selalu berusaha hidup mengasingkan diri dan menghindari keramaian.


Suatu saat, dia melukis seorang gadis kecil usia 10 tahunan. Dia tidak pernah tahu siapa gadis kecil yang ada dalam lukisannya itu,tapi lukisan itu tetap dia simpan.


Wisnu, yang telah berhasil menjualkan lukisan Rianti memberi kabar bahwa ada seorang wartawan majalah yang ingin mewawancarainya. Berkali-kali Rianti menolak, namun akhirnya dia luluh juga untuk menemui Fauzi (Fauzi Baadillah) wartawan tersebut.


Beberapa pertanyaan yang membuatnya tidak nyaman, dan penolakan pemotretan saat wawancara, membuat Rianti memutuskan untuk meninggalkan wawancara itu. Saat keluar dari ruangan, dia bertabrakan dengan Anthony dan Emma (Samantha Aguilar) sahabatnya, yang membuat lukisan-lukisannya berserakan, salah satunya adalah lukisan gadis kecil yang ternyata adalah Mariah, anaknya yang hilang…


Anthony yang sangat terkejut kenapa bisa Rianti melukis anaknya, meminta penjelasan kepada Rianti. Tapi bagimana mungkin menjelaskan sesuatu yang Rianti sendiri tidak tahu? Dalam kepanikan tiba-tiba datang serangan dari orang-orang tak dikenal dipimpin seorang pria bertampang kriminil oriental (Joe Taslim), yang pada akhirnya memunculkan berita bahwa Mariah akan dibebaskan jika Anthony bisa memecahkan kode rahasia yang menunjukkan keberadaan keris Chandra Wulan.


penasaran? nonton sendiri ya....


Ada beberapa kejadian jayus dalam film ini. Saat Rianti lari ketika Anthony memohon penjelasan tentang Mariah, dia mencegat taksi. Begitu semua orang teriak nama Rianti untuk mencegahnya pergi yang keluar dari dalam taksi, adalah Rianti Cartwright!…:P


Kemudian saat Wisnu malam-malam keliling cari siomay, ada salah satu tukang siomay yang masih tersisa dagangannya, siapa dia? Pedagang itu adalah Nugie!..:P


Adegan yang menurut aku paling keren.Saat wisnu membuka pintu mobil dan tiba tiba di tabrak, senyum terakhir yang di berikan ke rianti bener bener maniiiiiiiiiiiissssssssss buanget.....fyi selama adegan itu di buat slowmotion, mulai dari lari dari kejaran penjahat sampe ketabrak....

0 komentar:

Posting Komentar