Minggu, 05 September 2010

Tetaplah jadi Kakakku

Hari ini keyla bakalan pindah ke rumah kakak tirinya buat nerusin sekolah, walau jujur keyla nggak menginginkan itu semua, dia terpaksa melakukannya.
“nduk, seng ati ati nang dalan, nek wes tekan Jakarta ojo lali telpon simbah”
“nggih mbah, keyla tindak riyin nggih mbah, doa’e keyla selamet dugi Jakarta”
“iyo, wes dang kono mangkat, mengko nek ketinggalan bis, oiyo mas mu seng neng Jakarta wes ngerti to nek kowe arep mrono?”
“sampun mbah, kolo wingi keyla sampun telpon mas kevin”
“yo wes, dang cepet mangkat”
“nggih mbah”

Keyla naik bis jurusan Jakarta, dan meninggalkan desa kecil tempat ia tumbuh menjadi wanita dewasa, hati keyla sangat sedih meninggalkan itu semua, terlalu banyak kenangan yang terukir di setiap tempat di desa itu. Tapi demi permintaan terakhir ayahnya keyla harus merelakan itu semua dan menggantinya dengan hidup bersama kakak tirinya di Jakarta.
****
Sesampainya di Jakarta, keyla mencari cari Kevin, sebenernya keyla lupa sama sekali sama Kevin karena kalo nggak salah keyla terakhir ketemu Kevin waktu umur 7 tahun. Keyla udah muter muter nyari Kevin tapi kayanya nggak ada tanda tanda Kevin datang jemput dech. Keyla coba buat telpon Kevin tapi nggak di angkat. Akhirnya keyla naek angkot walaupun sebenernya keyla nggak tau arah sama sekali.
Sementara di tempat lain Kevin sedang asyik maen basket sama tim basket sekolahnya.
“Kevin, hp lo bunyi”
“biarin aja, paling juga nggak penting”
“nggak penting kok telpon mulu dari tadi”rangga pergi menuju tempat duduk di pinggir lapangan “yaelah bunyi lagi ni hp, angkat kagak angkat kagak, angkat ajalah kasian dari tadi telpon mulu”
“ha…”
“siapa suruh lo angkat hp gue” Kevin ambil hpnya kembali, kemudian pergi dari lapangan.

Kevin coba telpon no tadi tapi sayang nggak bisa. Kevin buka sms yang masuk ternyata itu nomor keyla. Kevin kemudian langsung pergi ke terminal sambil terus menelpon keyla.
Keyla kebingungan mencari alamat Kevin, keyla terus menyusuri jalan tanpa tau arah.keyla hanya bisa berharap ada orang yang mau menolongnya, karena keyla nggak sanggup lagi buat jalan.

Kevin mencari keyla tapi nggak ketemu juga, Kevin coba telpon no rumah tapi kata bibi keyla belom dating. Kevin kebingungan nyari keyla, kalo aja bukan karena pesen terakhir ayahnya nggak bakalan Kevin sampe kaya gini nyari keyla. Kevin lihat rame rame di jalan, nggak tau kenapa Kevin tiba tiba aja pengen lihat, Kevin turun dari mobil dan mendekat keramaian itu ada seorang cewek pingsan yang ternyata itu adalah KEYLA.
****
Saat tersadar keyla sudah berada dalam kamar, keyla turun dari tempat tidur mencari tasnya tapi tapi sayang keyla jatuh tapi untung aja Kevin langsung menangkap keyla.
“kalo masih ga kuat nggak usah turun dari tempat tidur”
“maaf kak, keyla Cuma mau ambil tas keyla”
“oiya, lo besok mulai sekolah, dan lo tau kan lo satu sekolah sama gue, jadi gue minta lo jangan sekali sekali bilang kalo lo adik gue, ok”
“iya kak, keyla ngerti”
“oiya, perlengkapan ospek udah di siapin sama bibi, besok tinggal di bawa, sekali lagi jangan susahin gue”
“ni tas lo”
****
kriiiiiiiiiiiiiing..........
gubrak..........keyla terjatuh dari tempat tidur dan kaget karena jam menujukkan jam 06.30, keyla kemudian mengambil handuk dan masuk kamar mandi nggak samapai 1 menit keyla udah keluar dari kamar mandi dan cepat cepat ganti baju kemudian lari menuju ruang makan
"pagi bi"sambil mengambil roti yg udah di buatin bi neneng
“pagi non”
"kak Kevin mana bi?" tanya keyla dengan rasa takut
"den kevin udah berangkat dari tadi"
“aduh aku berangkatnya gimana ni”
“mau di antar non”
“nggak usah bi, masa udah SMA masih dianter kaya anak TK aja”
kemudian keyla pergi ke sekolah, yang asal kalian tau aja ya keyla nggak tau jalan ke sekolah.
***
sesampainya keyla di SMA BINTANG keyla udah di cegat sama kakak kelas
"anak baru?"
"iya"
"ckckckck punya jam nggak di rumah jam segini baru dateng"
"maaf kak, tadi ang..."belum kelar keyla ngomong udah di stop sama kakak kelas
"lari keliling lapangan 20 kali"
"tapi ..."
"mau di tambah"
"nggak kak"
kemudian keyla lari keliling lapangan yang asal kalian tahu tu lapangan gedenya minta ampun, baru sepuluh kali puteran aja keyla udah nggak kuat, tiba tiba mata keyla buram tapi keyla tetap aja lari sempoyongan
sementara di tempat lain
"woi....tumben lu tadi masuk pagi"
"Males aja,di rumah ada setan kecil"
"setan kecil?,maksud lo adik tiri lo itu, siapa tu namanya, keyla iya keyla"
"Siapa lagi si klo ga dia"
"Keyla ikut lo sekarang? Trus gimana dia sekarang?"
"Tau ah gelap"
"Masih sentimen aja si lo sama keyla"
"Ya udahlah ya, ga usah di bahas lagi"
"Eh,ada apaan tu rame rame?"
"Tau ah, udah bel masuk tu"
Segerombolan anak sedang membopong keyla ke UKS melewati kevin dan rangga.tapi kevin tak perduli sedikitpun dengan keadaan adik tirinya itu.
"Hei,kenapa tu anak?"Tanya rangga pada salah seorang di antara segerombolan anak yang membantu keyla.
"Anak baru Pingsan abis di hukum ma kak ryan”
****
Saat di kelas nggak tau kenapa Kevin kepikiran keyla mulu. Sementara keyla kebingungan nyari obat sampe sampe semua isi tasnya di keluarin. Yupz ketemu tapi tiba tiba aja jatuh dan kenapa juga pas banget di depan seseorang.
“kak”
“lo bongkar semua isi tas lo Cuma mau nyari obat ini?”
“……”
“obat apa’an si”
"eeee……vitamin kak, iya vitamin, kan aku sering pingsan jadi harus minum vitamin”
"lo sakit?”
"ga, Cuma kecapean aja”
"oiya, lo keyla kan? Adiknya Kevin”
"……”
"lo lupa gue”
"gue rangga temen Kevin, kita pernah ketemu waktu lo tinggal di tempat kevin waktu kecil"
"oooo…..rangga yang mana ya”
"……"
"hahahahahaha"
Rangga dan keyla becanda saling tukar cerita selama mereka nggak ketemu. Mereka kelihatan sangat asyik dengan pertemuan mereka kembali.dan tanpa mereka sadari ada seseorang yang sedang memperhatikan keakraban mereka, dengan rasa cemburu.



wah ada yang cemburu ni sama kedekatan rangga sama keyla,hmmmmm kira kira siapa ya seseorang itu?penasaran penasaran makanya tetep di diary of little children jangan kemana mana, tungguin "Tetaplah jadi Kakakku part 2"

0 komentar:

Posting Komentar